Categories
desain rumah

PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN

Apa yang terbersit di benak Anda ketika mendengar istilah rumah susun atau rusun? Tentu Anda akan membayangkan sejumlah hunian yang memang diatur bertingkat (bersusun). Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Anda pun mungkin akan membayangkan kondisi tempat tinggal yang kotor, kumuh, ramai, penuh sesak, dan bukanlah sebuah lokasi yang cocok dijadikan tempat tinggal idaman.

Anggapan negatif seperti itu memang sudah sangat umum dan hal ini membuat banyak orang semakin malas untuk tinggal di dalam rusun. Namun, jangan salah sangka, walau tidak sedikit rusun yang bisa dibilang sebagai tempat tinggal yang kumuh, masih banyak pula rusun yang tetap layak untuk dihuni.

Definisi Rumah Susun

Rumah susun sendiri sebenarnya adalah sebuah fasilitas yang sengaja dibangun untuk memberi kemudahan bagi masyarakat terkait tempat tinggal. Biasanya rusun seperti ini dibangun di kota-kota besar yang padat penduduk, tapi minim area tanah sebagai tempat tinggal. Misalnya, DKI Jakarta, provinsi yang ‘sempit’, tapi memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak.

Kurangnya lahan akibat kepadatan penduduk ini bisa mengakibatkan melonjaknya harga tanah dan juga harga rumah. Bagi mereka yang memiliki cukup uang, mungkin tidak masalah. Namun, bagaimana dengan mereka yang tidak mampu membeli lahan dengan harga selangit? Untuk itulah, rusun diciptakan, sebuah hunian yang dibangun bertingkat untuk meminimalisir penggunaan lahan dalam jumlah banyak dan tentu saja harganya dipatok cukup murah.

Apa Perbedaan Rumah Susun dan Apartemen?

Secara garis besar, definisi rusun dan apartemen memang tidak ada bedanya. Keduanya sama-sama fasilitas tempat tinggal dan apartemen juga termasuk dalam kategori rusun. Namun, istilah rusun dan apartemen punya konotasi yang berbeda dan hal ini disebabkan oleh harga, serta fasilitas tambahan.

Seperti yang sudah diketahui, harga satu unit rumah pada rusun relatif terjangkau. Namun, ada pula yang harganya cukup tinggi dengan penampakan rumah yang sangat bagus dan terlihat berkelas. Tak hanya itu, segudang fasilitas, seperti keamanaan atau kolam renang juga disediakan. Rusun seperti inilah yang akhirnya disebut-sebut sebagai apartemen.

Dampak Positif Pembangunan Rumah Susun

Rusun memang dibangun dengan tujuan memberi kemudahan. Jadi, tentunya cukup banyak dampak positif yang ditimbulkan oleh keberadaan rusun. Berikut ini beberapa contoh dampak positif pembangunan rusun.

Menjaga Perekonomian Keluarga

Memberikan tempat tinggal yang layak dihuni dengan harga terjangkau memang menjadi latar belakang utama pembangunan rusun. Hal ini juga tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2011 yang membahas tentang rusun. Mengutip dari pasal 3, disebutkan bahwa penyelenggaraan rusun bertujuan untuk mewujudkan rumah susun yang layak huni dan terjangkau.

Dari sini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa rusun adalah sebuah fasilitas atau kemudahan yang memang bertujuan positif bagi masyarakat. Hal ini juga akan berimbas pada keadaan ekonomi sebuah keluarga. Mereka tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli tempat tinggal karena mereka bisa membeli rusun yang layak huni dan relatif murah.

Mengurangi Pemukiman Kumuh

Tak bisa dipungkiri bahwa di kota-kota besar masih sering dijumpai pemukiman kumuh, terutama pada kota besar yang padat penduduk, seperti Jakarta. Pemukiman kumuh seperti ini tentu bukan tempat tinggal yang layak untuk dihuni. Dengan pembangunan rusun, keberadaan pemukiman kumuh bisa dikurangi atau ditiadakan sama sekali.

Hal ini juga tertuang dalam UU RI no.20 Tahun 2011. Pada pasal 3 disebutkan bahwa tujuan pembangunan rumah susun termasuk untuk mengurangi luasan dan mencegah timbulnya perumahan dan permukiman kumuh. Tanpa pemukiman kumuh, sebuah kota akan terlihat makin bersih.

Kota Tampak Semakin Megah

Coba bayangkan bila kita adalah orang desa yang baru menginjakkan kaki ke kota, apa yang membuat kita terkesima dengan kota besar? Salah satu hal yang pasti membuat kita terkagum-kagum dengan kota adalah adanya bangunan atau gedung-gedung bertingkat.

Bangunan seperti ini membantu meningkatkan image atau citra sebuah kota menjadi tempat yang megah dan tampak modern. Kemegahan dan keindahan seperti ini merupakan salah satu faktor kenyamanan seseorang saat tinggal di dalam kota, baik penduduk asli kota tersebut maupun pengunjung.

Rumah susun atau apartemen turut berperan serta dalam menambah kemegahan kota. Tinggal bergantung pada para penghuni rusun untuk mengelola atau memelihara tempat tinggal mereka, agar tetap bersih dan indah.

Pusat Keramaian

Rusun tentunya akan dihuni oleh lebih dari satu keluarga. Pembangunan rusun di berbagai titik kota tentu akan membuat wilayah-wilayah tersebut menjadi semakin ramai oeh penduduk. Hal ini juga akan memicu pembangunan fasilitas lainnya, seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, taman kota, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Meningkatkan Sosialisme

Salah satu ciri masyarakat kota yang tak bisa dihindari adalah kurangnya rasa sosialisme antar tetangga. Dengan pembangunan rumah susun, sejumlah keluarga akan tinggal bersama dalam jarak yang begitu berdekatan. Siapapun orangnya, mau tidak mau harus berinteraksi dengan orang lain. Dan hal ini akan menambah rasa sosialisme dan kekeluargaan yang erat dalam masyarakat, sekalipun dalam lingkup yang kecil.

Dampak Negatif Pembangunan Rumah Susun

Pembangunan rusun memang bertujuan baik untuk masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin tinggal di kota-kota besar yang padat penduduk. Namun, bukan berarti rusun selalu menimbulkan dampak positif. Ada juga hal-hal buruk yang bisa muncul dan kebanyakan memang terjadi pada para pengguna rusun atau penghuninya. Berikut ini adalah beberapa contoh dampak negatif pembangunan rumah susun.

Keterkejutan Budaya (cultural shock)

Di Indonesia, sebagian besar masyarakatnya adalah keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Sebuah rumah pribadi yang benar-benar private, ada bangunan, halaman, dan hal-hal lain sifatnya memang sangat pribadi atau milik keluarga sendiri. Sekalipun bertetangga dengan banyak orang, tetap terlihat jelas batas wilayah antara keluarga yang satu dengan yang lain.

Di rusun, seorang penghuni baru mungkin akan merasa terkejut karena setiap kepala keluarga tinggal begitu berdekatan, hampir selalu bertemu, dan berbaur dengan para penghuni lain yang jumlahnya bisa puluhan atau ratusan orang.

Bagi mereka yang mudah beradaptasi, tentu tidak masalah. Namun, bagi orang yang susah mengatasi keterkejutan akibat perbedaan budaya seperti ini, bisa membuat seseorang semakin stres.

Meningkatnya Rasa Stres/Depresi

Stres tak hanya disebabkan oleh cultural shock. Ada cukup banyak hal yang bisa meningkatkan rasa depresi seseorang saat tinggal di rumah susun. Karena rusun dihuni oleh begitu banyak orang, tentu kita sebagai penghuni rusun harus berhadapan dengan bermacam-macam orang dengan watak masing-masing. Namun, ini adalah stres yang sudah umum terjadi ketika kita hidup bermasyarakat.

Selain itu, rasa stres juga dipicu oleh kondisi tempat tinggal. Rusun yang dibangun mewah (apartemen) tentu membuat seseorang merasa nyaman. Bagaimana dengan rusun yang sangat murah? Biasanya kondisi tempat huniannya relatif sempit, pengap, dan akhirnya berubah menjadi kotor atau kumuh. Hal-hal seperti ini tentu memicu rasa stres bagi para penghuninya.

Kesenjangan Sosial

Sekalipun memiliki definisi yang sama, seseorang yang tinggal di apartemen pastilah dianggap sebagai orang yang mampu dalam hal materi. Bagaimana dengan mereka yang tinggal di rusun yang selalu memiliki konotasi lebih buruk?

Tak bisa dipungkiri, para penghuni rumah susun biasanya dianggap sebagai kalangan bawah yang tak mampu membeli tanah atau rumah, dan anggapan seperti ini tak bisa dihindari.

Parahnya, penilaian ‘tidak mampu’ ini tidak hanya datang dari masyarakat umum, bahkan dari keluarga atau orang-orang dekat. Hal seperti inilah yang akan menimbulkan kesenjangan sosial.

Itulah beberapa dampak negatif yang mungkin akan dirasakan oleh para penghuni rumah susun. Namun, tentu saja hal itu tetap bisa diatasi, sehingga tinggal di rusun bukan lagi sesuatu hal yang dianggap buruk dan tidak menyenangkan.

SELANJUTNYA————>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *